Powered By Blogger

Sabtu, 07 Desember 2013

MAN R37 (Full Aliminium Bus Series)

  
  
SELAMAT DATANG MAN R37 (Full Aliminium Bus Series)





Minggu minggu ini dunia per-BIS-an digemparkan oleh penampakan bus MAN R37 yang dilansir fans page PO. Nusantara maupun Karoseri Nusantara Gemilang. Kabar kehadiran chassis MAN R37 memang bukan hal yang baru. Chassis tersebut sebelumnya telah mejeng saat IIMS 2013 beberapa bulan yang lalu. Dengan demikian PO. Nusantara menjadi perusahaan otobis pertama di Indonesia mewujudkan MAN R37 dalam bentuk bus.

Saat ini sejumlah orang tengah sibuk mencari tahu info bus berwarna ungu yang bermarkas di Kudus. Model busnya unik, tak seperti kebanyakan bus yang sering kita temui di Indonesia. Wajar, sebab bus ini adalah bus 3-axle alias dengan sumbu roda tiga titik pertama di Indonesia yang dibangun "Karoseri Nusantara Gemilang". Mereka membangun bus berbasis MAN R37 dengan standar Gemilang (Coachwork) yang sudah diakui MAN Jerman. Kata Direksi Karoseri Nusantara Gemilang Christian Nathanael Budianto, kepada haltebus.com di workshop-nya di Kudus, Jateng beberapa waktu yang lalu.

Bus yang dibangun Christian dan timnya memiliki keistimewaan yang tak dimiliki bus-bus kebanyakan. Jika dilihat dari strukturnya orang akan mudah tertipu, bus itu memiliki dua lantai terlihat tinggi. Namun, sesungguhnya bus yang dibangun dalam waktu tiga bulan ini hanya terpaut 0,1-0,2 meter dari bus-bus pada umumnya yang bertinggi 3,75 meter.

Beberapa fitur unggulan R37 antara lain Exhaust Valve Brake yang mengurangi laju bus dengan pengereman yang dibantu mesin, Electronic Braking System termasuk Anti-lock Braking System (ABS)/Traction Control System (TCS) yang memungkinkan pengereman dan pengendalian bus secara maksimal, retarder dengan lima tingkatan tersedia di steering wheel/roda kemudi untuk melengkapi pengaman pengereman.
PO. Nusantara membeli chasis bus MAN R37 dengan harga sekitar 170.500 dolar AS off the road. Untuk membangun MAN R37, PO. Nusantara mempercayakan pada karoserinya sendiri Nusantara Gemilang.

Melihat bus ini tak ubahnya seperti bus-bus Neoplan, perusahaan pembuat bus yang masih satu grup dengan MAN AG, Jerman. Jika anda pernah mengetahui produk Neoplan, melihat bus buatan Karoseri Nusantara Gemilang seperti melihat Cityliner yang diproduksi Neoplan.

Di negara asalnya, Cityliner diproduksi untuk memenuhi kebutuhan bus-bus pariwisata. Tingginya lantai yang melebihi kabin pengemudi membuat penumpang leluasa melempar pandangan keluar. Bus berlantai tinggi juga kerap mengangkut penumpang antar kota jarak dekat maupun jarak jauh. Seperti halnya bus-bus yang banyak kita temui di Singapura dan Malaysia.

Jika dibandingkan dengan Cityliner yang diproduksi Neoplan, ada perbedaan yang cukup menonjol. Cityliner buatan Karoseri Nusantara Gemilang ini sebenarnya dikategorikan sebagai bus berlantai tinggi atau yang dikenal sebagai highdecker bus. Pada produk Neoplan tinggi bus 3,68 meter, sedangkan milik Karoseri Nusantara Gemilang sekitar 3,9 meter. Tipe rangka spaceframe pada MAN R37 membuat setiap karoseri pembuat bus bisa leluasa menuangkan kreatifitasnya. Karoseri yang baru berumur setahun itu memilih untuk membuat ruang penumpang di bagian bawah bus. Jadilah bus yang mereka buat menjadi dua lantai atau double decker.

Secara struktur, Karoseri Nusantara Gemilang menggunakan besi galvanis seperti karoseri pembuat bus lainnya. Perbedaan yang cukup signifikan terlihat ada pada dinding luar bus dan sejumlah panel dinding. Lembaran-lembaran alumunium membungkus bus dengan rapi. Biasanya untuk bus berukuran 12 meter berdinding alumunium, berat bus lebih ringan 2,5 ton dari bus-bus setipe.

Meski baru pertama kali membuat bus berlantai tinggi, Christian mengaku tak banyak mengalami kendala. Asistensi dari Gemilang Coachwork Malaysia sangat memudahkan mereka membangun bus. Dimensi, bahan, hingga cara pengerjaan mengikuti prosedur baku yang diterapkan Gemilang. Panduan ini cukup membantu mereka, pengerjaan bus pun bisa diselesaikan dalam waktu kurangdari tiga bulan.

Selangkah demi selangkah, perkembangan dunia transportasi bus mulai terasa di Indonesia. Beragam chassis dan teknologi yang masuk ke negeri ini mendorong pelaku usaha transportasi bus mempersiapkan diri menyambutnya. Karoseri Nusantara Gemilang sudah memulainya dengan Cityliner dari Kudus.

PT. Duta Putera Sumatera secara resmi memperkenalkan chassis bus MAN R37 di arena pameran otomotif terbesar di negeri ini. Untuk pr-BIS-an Indonesia, ini merupakan tonggak bersejarah dimana bis dengan 3-axle asli mulai mengaspal secara legal. Sayang belum ada informasi pasti, bis ini akan dioperasikan sebagai bis reguler/AKAP atau hanya untuk Pariwisata.

Namun sayang kalau kalian belum lihat penampakannya. Nah, ini adalah penampakannya saat berada di pameran Grand City Surabaya kemarin.




Dan ini adalah Interiornya!!!

Dek bawah kokpit


Transmisi



Deck atas (Seat Electric)





LCD Monitor TV



Berikut ini spesifikasi dari bus chassis MAN R37 :
 
Engine : D2676 Common-rail
Emission : Euro 3
Capacity : 12419 cc
Max output : 460Hp@1900RPM
Max Torque : 2100Nm@1000-1400 RPM
Max RPM : 2500 RPM with limited system
Engine brake : MAN EVB (Exhaust brake)
Transmission : MAN TipMatic 12 speed or Manual gearbox 6 speed
Brake system : Disc brake all axle with fully air duel circuit system ABS Exhaust brake (MAN EVB) Intarder
Chassis length : 11.895 to 14.6 m
Max load : 24 tons


Pada akhirnya MAN Bus R37 mendapatkan gelar Favorite Car kategori Commercial Vehicle saat pameran di Grand City Surabaya beberapa hari yang lalu.

Congratulations!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar